Jumat, 06 November 2009

4 Things You Cannot Recover



Sebuah Batu.. setelah lemparan ke laut



Ucapan.. setelah keluar dari bibir kita..



Kesempatan.. setelah ia hilang..



Waktu.. setelah berlalu..

"Dapet berapa...?"



"...Din, kamu dapet berapa?"

"Empat ribu lima ratus. Yah, cukuplah buat makan emak, aku dan si Jono. Tiga ribu lima ratus. Sisa seribu lima ratus. Seribu buat beli pensil. Yang lima ratus buat beli aqua aja. Haus soalnya..."

"Aku cuma dapet tiga ribu, Din. Cuma cukup buat beli nasi jotos..."

"Tenang, nanti aquanya kita bagi dua..."

"Jadi, kita nggak punya duit lagi dong hari ini?"

"Tenang, Di. Besok 'kan bisa ngamen lagi..."


Pesan Penuh Haru dari Surga



Lembaran pesan penuh haru ini ditulis oleh seorang anak perempuan pengidap kanker otak yang berusia 6 tahun. Elena Desserich tidak dapat bertahan hidup pada Agustus 2007 setelah didiagnosis mengidap kanker otak yang tak dapat dioperasi saat ia masih berusia 5 tahun.

Selama 9 bulan berjuang menghadapi penyakit yang dideritanya, Elena yang menetap di Wyoming, AS, menyembunyikan ratusan lembar pesan yang diselipkan di antara halaman buku, di laci, lemari, beberapa tas, serta pakaian untuk dikenakan pada musim dingin.

"Kami menemukan beberapa lembar pesan (yang ditulis Elena) beberapa hari setelah kematiannya," kata ayah Elena, Desserich, yang mengelola sebuah perusahaan konstruksi. "Namun, lembar demi lembar pesan terus bermunculan di mana-mana dan sudah terkumpul hingga 3 kotak besar."

"Kami bahkan menemukannya di beberapa tas untuk menyimpan perlengkapan dekorasi Natal," tambah Desserich.

Saat ini, keluarga Elena telah menyatukan lembaran pesannya ke dalam buku catatan harian yang mereka susun selama Elena berusaha melalui hari-hari terakhirnya. Keluarga Elena berencana menghibahkan seluruh uang yang diperoleh dari penjualan buku catatan berjudul Notes Left Behind itu nantinya ke lembaga riset kanker, Cure Starts Now Cancer Foundation.

Saat Elena terdiagnosis mengidap kanker otak stadium akhir yang jarang ditemukan pada 2006, kedua orangtuanya diberi tahu oleh dokter bahwa putri sulung mereka ini hanya memiliki kemungkinan bertahan hidup selama 135 hari. Pasangan Brooke dan Keith Desserich kemudian memutuskan untuk menjadikan lembaran hari yang mereka lalui sebagai momen khusus, baik bagi Elena maupun adiknya, Gracie, yang saat itu berusia 4 tahun.

"Kami ingin menyemangatinya sehingga kami tidak pernah mengungkapkan padanya bahwa waktu kehidupannya semakin menipis," ujar ayah Elena. Karena khawatir pada kemungkinan Gracie melupakan kakaknya saat beranjak dewasa nanti, Brooke dan Keith Desserich lalu merangkai catatan harian tentang Elena, yang menaruh minat pada seni dan berbagai buku bacaan.

Meskipun selama sebulan sempat menjalani terapi radiasi, kondisi Elena terus merosot secara drastis. Elena kemudian kehilangan kemampuan untuk berbicara sebelum lambat laun digerogoti oleh kelumpuhan.

Namun, Elena terus berusaha untuk tidak tinggal diam. Hingga menjelang kematian menjemput, ia terus menyisipkan pesan dan gambar yang mendeskripsikan kasih sayangnya kepada ibu, ayah, kakek dan neneknya, serta anjing kesayangannya, Sally.
Beberapa pesan hanya bertuliskan "I love you" yang dihiasi dengan gambar hati dan bunga. Sebagian besar ditujukan oleh Elena kepada Gracie dan salah satu di antaranya bertuliskan "I love you Gracie, Go Go."

Kedua orangtua Elena bahkan masing-masing menyimpan satu lembaran pesan dari Elena yang sengaja belum dibuka dan disimpan di dalam tas yang biasa mereka bawa. "Ini merupakan cara kami untuk menyimpan catatan terakhir darinya," ungkap ibu Elena.

"Kami berharap tidak akan menemukan lembaran pesan terakhir darinya," demikian diakui ayah Elena. "Aku berharap terus menemukan lembaran pesannya hingga beberapa tahun mendatang."

"Kurasa lembaran pesan itu merupakan cara Elena untuk menyampaikan ke kami bahwa ia akan baik-baik saja. Setiap menemukan pesan itu, kami seakan mendapatkan pelukan darinya."

Kelly Clarkson

 Kelly Brianne Clarkson (lahir di Fort Worth, Texas, Amerika Serikat, 24 April 1982; umur 27 tahun) adalah penyanyi dan penulis lagu Amerika Serikat yang namanya melejit setelah menjadi juara pertama American Idol musim pertama dan sampai tahun 2006, ia telah mengeluarkan 2 album.

Awalnya, Kelly diarahkan sebagai seorang penyanyi pop seperti yang bisa dilihat dalam album Thankful (2003). Namun, ia kemudian berkembang ke arah penyanyi rock di album keduanya, Breakaway (2004). Kedua album tersebut telah mendapatkan predikat platinum di berbagai negara dan single-single dari Kelly juga mencapai peringkat atas. Secara mengejutkan, ia berhasil meraih 2 buah Grammy Award di tahun 2006 untuk Best Female Pop Vocal Performance dan Best Pop Vocal Album.


Awal hidup

Clarkson dilahirkan di Fort Worth, Texas dari orang tua keturunan Wales, Yunani, Irlandia, dan Jerman. Orang tuanya bercerai ketika dia berumur enam tahun, dan kakaknya tinggal bersama ayahnya, saudara perempuannya dengan bibinya, dan Kelly bersama ibunya. Dia pindah ke Burleson, Texas setelah tingkat 4. Sewaktu kecil, ia bercita-cita ingin menjadi ahli biologi kelautan, namun setelah menonton film Jaws,ia mengubah pikirannya. Di sekolah menengah, dia terdengar oleh gurunya menyanyi di koridor yang kemudian mengundangnya untuk bergabung ke koor sekolah. Dia kemudian berpartisipasi dalam kegiatan koor dan musik, menambah minatnya dalam karir dunia rekaman dan setelah tamat sekolah menengah atasnya, dia berpindah ke Los Angeles, California.

Clarkson bekerja sebagai extra dalam televisi (salah satu penampilannya dalam Sabrina the Teenage Witch) dan bekerja sebentar bersama penulis lagi Gerry Goffin. Setelah apartemen Los Angeles-nya terbakar, dia kembali ke Texas, namun masih berkeinginan dalam karir bisnis show.

Dia mendapatkan beberapa pekerjaan tidak umum. Dia bekerja sebagai pelayan "cocktail", gadis promosi untuk Red Bull, di bioskop (di mana film perdananya, From Justin to Kelly, ditayangkan), di farmasi, di kebun binatang Fort Worth, sebagai "telemarketer", sebagai sales "door-to-door" untuk penyedot debu "Kirby" selama sehari, dan pekerjaan lainnya.


American Idol

Kelly mengukuti audisi acara American Idol musim pertama di tahun 2002 dan sebelum menjadi pemenang, ia sudah mendapatkan pujian dalam penampilannya. Pada 4 September 2002, Kelly memenangkan kompetisi tersebut dengan 58% suara pemilih atas Justin Guarini. Di antara kontestan musim lainnya, hanya Kelly, David Cook, dan Carrie Underwood yang berhasil menghindari peringkat tiga terbawah tiap pekan. Kelly dan Carrie kemudian menjadi juara sedangkan Clay menempati posisi kedua. Mereka semua kemudian keluar sebagai juara.


Others

Di tahun 2005, ia berhasil memenangkan Teen Choice Awards, American Music Awards, dan 2 penghargaan MTV VMA (Video Music Awards). Di tahun 2006, ia berhasil memenangkan 2 Grammy Awards, TRL Awards, MTV Asia Awards, Kids Choice Awards, Teen Choice Awards, dan 1 penghargaan VMA.Kelly juga dinominasikan dalam Radio Music Award 2005 dan MTV Australia Video Music Awards.

Video Clip-nya, Behind These Hazel Eyes berhasil memecahkan rekor TRL (Total Request Live) mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang Britney Spears. Bulan November 2005, Kelly mengadakan tour ke Australia dan New Zealand. Namun akhirnya ia membatalkan tur ke New Zealand. Tanggal 3 Oktober 2005, Video Klip Because OF You yang menceritakan masa kecil Kelly Clarkson ditayangkan pertama kali oleh TRL


Diskografi

Album dan Single

1. Thankful
(2003) #1 AS - 2x Platinum
  • A Moment Like This (Billboard AS: #1, Indonesia #20)
  • Miss Independent (Billboard AS: #9, Indonesia #35)
  • Low (Billboard Kanada: #2, Indonesia #49)
  • The Trouble With Love Is (Billboard As #101, Indonesia #48)

2. Breakaway
(2004) #3 AS - 2x Platinum (terjual lebih dari 10.500.000 kopi di seluruh dunia)

  • Breakaway (Billboard AS: #6, Indonesia #1)
  • Since U Been Gone (Billboard AS: #2, Indonesia #1)
  • Behind These Hazel Eyes (Billboard AS: #6, Indonesia #1)
  • Because of You (Billboard AS: #7, Indonesia #1)
  • Walk Away (Billboard AS: #12, Indonesia #2)

3. My December (2007)

  • Never Again
  • Sober

4. All I Ever Wanted (2009)
  • My Life Would Suck Without You (No.1 on Billboard Chart Hot 100)
  • Already Gone (No.1 on Billboard Chart Hot 100)

Rabu, 04 November 2009

Selfish-Centered

Selasa, 03 November 2009

10 Tempat Teraneh di Dunia

 
9. Walcome to Llanfairpwllgwyngyllgogerychwyrndrobwllllantysiliogogogoch

Llanfairpwllgwyngyllgogerychwyrndrobwllllantysiliogogogoch adalah desa di pulau Anglesey di Wales. Dikenal secara resmi memiliki nama tempat paling panjang di Inggris, dan di dunia. Nama panjang tersebut direncanakan di tahun 1860 atas kebanggan memiliki nama terpanjang dari jalur rel kereta api di Great Britain, tapi tidak dianggap kata otentik di tata bahasa Welsh. Kalau di terjemahkan ke dalam bahasa indonesia kira-kira artinya “Gereja St Mary di lembah pohon hazel putih dekat pusaran air cepat dan gereja gua merah St Tysilio ”.


 
1. Sealand: a micronation on the waters of the North Sea

Sealand adalah negara mini yang berlokasi 10 kilometer dari tepi pantai Suffolk, Inggris. Sealand dihuni oleh keluarga dan kerabat Paddy Roy Bates. Area yang bisa dihuni hanya sekitar 550 m2.

Meskipun kedaulatan dan kekuasaan negara ini tidak diakui oleh negara manapun, ini mungkin menjadi negara mini yang paling dikenal di dunia, dan kadang muncul dalam perdebatan sebagai studi kasus bagaimana berbagai prinsip hukum internasional bisa diperdebatkan.


 
2. Thank you for Fucking, Austria

Fucking adalah nama kota kecil di Austria (populasi 150). Kota kecil ini deikenal dengan nama “Fucking” kurang lebih sejak 1070.
Hal yang paling populer di kota ini adalah marka jalan dengan nama kota ini, kadang banyak turis yang berbahasa inggris berhenti hanya untuk sekedar mengambil foto. Bahkan, marka jalan yang satu ini menjadi marka jalan paling banyak dicuri di Austria. Penduduk kota memiliki anggaran khusus untuk mengganti marka jalan yang dicuri tersebut.


 

3. A museum devoted to the Penis

The Icelandic Phallological Museum di Husavík, Islandia, adalah museum yang didedikasikan pada phallology. Saat ini museum ini memiliki 154 spesimen yang dipamerkan layaknya trofi berburu, dibalsem dengan formaldehia, atau dikeringkan di kotak display. Museum ini berusaha mengumpulkan spesimen penis dari setiap mamalia yang ada di Islandia, termasuk beberapa spesies yang terancam punah atau yang sudah punah di perairan Islandia.


 

4. Erving’s Location. Population: 1

Erving’s Location terletak di provinsi Coos, New Hampshire. Di New Hampshire lokasi, kontribusi, distrik , dan jual beli adalah hal yang terpisah dari provinsi yang bukan merupakan bagian dari kota dan memiliki pemerintahan sendiri secara terbatas(jika ada, kebanyakan tak berpenghuni).
Menurut sensus tahun 2000, satu orang hidup di Erving. Beberapa berspekulasi bahwa statistik sensus untuk Erving bisa saja merupakan malfungsi komputer.

5. The Mojave Lonely Phone Booth

The Mojave Phone Booth adalah satu-satunya telepon booth di Mojave National Preserve yang menarik perhatian banyak orang di tahun 1997, karena lokasinya yang tidak wajar. Booth yang satu ini berjarak 15 mil dari jalan raya terdekat antar negara bagian, dan bermil-mil dari bangunan manapun. Orang-orang kadang menelpon booth ini hanya untuk mendapat jawaban, dan beberapa yang lain melakukan perjalanan ke lokasi booth ini untuk menjawab telepon, sering ada yang berkemah di sekitarnya. Ceritanya menginspirasi pembuatan film Mojave Phone Booth , yang dirilis 2006 lalu. Kok gw blom pernah denger nih pelem yah?


 

6. The smallest park in the world: 452 in2

Mill Ends Park di Portland, Oregon adalah taman terkecil di dunia, menurut Guinnes Book of Record. ‘taman’ ini berukuran 610mm yang pada tahun 1948 sebenarnya bertujuan dibangun untuk tiang lampu. Taman ini dilengkapi dengan beberapa barang yang tidak wajar selama bertahun-tahun termasuk kolam renang untuk kupu-kupu (lengkap dengan peralatan menyelam) dan miniatur ferris wheel (ditambah kran air dengan ukuran biasa). Tertarik buat mengalahkan rekor ini?

 

7. A Christian Chapel decorated by the bones of 40,000 people

he Sedlec Ossuary kapel kristen kecil, yang berlokasi di bawah Cemetery Church of All Saints di Czech Republic. The ossuary berisi kira-kira 40.000 tengkorak manusia yang ditata secara artistik untuk membentuk dekorasi dan peralatan untuk kapel tersebut.


 

8. Climb the World’s steepest street

Jalan sepi di pinggiran kota Baldwin Street, di New Zealand kota bagian selatan Dunedin, dianggap sebagai jalan paling curam di dunia.
Pada sudut paling maksimum, kemiringannya kira-kira 1:2.86 (20° atau 38%)- sehingga , untuk setiap jarak 2,86 meter secara horisontal, ketinggiannya mencapai 1 meter.

 

10. Climb the Rabbit’s Hill

Colletto Fava adalah bukit yang berketinggian 1.500 m di bagian selatan daerah Piedmont di Italia. Tahun 2005, kelinci pink raksasa dibangun disisi pegunungan. Anggota grup seniman Viennese yang mendirikan ini bukan hanya berharap orang-orang akan memperhatikan karya mereka, tapi juga agar pendaki tertarik untuk mendaki dan beristirahat di atasnya. Kenapa harus kelinci?

Sumber : www.unik.bengkel-matematika.com


Film : "for love" (main cover)

Film : "for love" (back cover)

Film : "For Love" Smekensa Production 2008

Film : "Emak Ingin Naik Haji"

 
Mizan Productions yang identik dengan film keluarga bermutu, seperti "Laskar Pelangi" dan "Garuda di Dadaku", kembali menghadirkan film baru yang dapat dinikmati oleh seluruh anggota keluarga. Lewat kerjasama dengan Smaradhana Pro, hadirlah "Emak Ingin Naik Haji", sebuah film drama religi yang mengangkat berbagai nilai kehidupan: kegigihan, ketulusan, kasih sayang, semangat berbagi, berserah diri dan berbagai nilai indah lainnya yang mungkin saja terlupakan.


 "Emak Ingin Naik Haji" melengkapi kebutuhan akan film berkualitas yang menyentuh, menghibur dan memberi inspirasi. Bertutur tentang Emak, seorang wanita paruh baya yang dengan gigih berusaha untuk dapat mewujudkan impiannya sebagai muslimah, yaitu pergi ke tanah suci Mekkah, melengkapi ibadah sesuai rukun Islam yang kelima, Pergi Haji. Ditemani oleh Zein, anak satu-satunya, Emak menjalani hidup dengan membuat kue yang dijual di pasar atau untuk pesanan pesta.



 
Dari hasil penjualan kue, sedikit demi sedikit, Emak menyimpan uangnya untuk membulatkan niatnya pergi ke tanah suci. Walaupun Emak tahu, apa yang diinginkannya belum tentu dapat terwujud, tetapi Emak tidak patah semangat. Ia terus berusaha untuk melakukan yang terbaik dan membulatkan niatnya sambil berserah diri kepada Yang Maha Kuasa. Terwujudkah impian Emak pada akhirnya? "Emak Ingin Naik Haji" menampilkan kisah dari beberapa keluarga yang memiliki gaya dan tujuan hidup masing-masing, tetapi memiliki satu hal yang sama, yaitu keinginan untuk pergi haji.

Masing-masing dengan caranya berusaha mencapai keinginannya untuk sampai ke tanah suci Mekkah, menunaikan kewajiban Rukun Islam yang kelima. Secara halus, film yang disutradarai oeh Aditya Gumay yang sekaligus menjadi penulis skenarionya bersama Adenin Adlan ini, juga menceritakan tentang realita seluk-beluk haji di Indonesia. Emak adalah representasi dari kelompok masyarakat yang sangat merindukan Mekkah tetapi karena persoalan finansial, maka pergi haji itu menjadi sebuah hal yang sangat jauh di awang-awang.

Sementara itu, Juragan Haji bersama keluarganya dengan penuh kemudahan dapat melakukan ibadah haji dan umroh kapan saja mereka inginkan. Adapula Pak Joko, yang memaksakan diri untuk pergi haji karena tujuan tertentu di luar ibadah. Ide cerita "Emak Ingin Naik Haji" memang diangkat dari sebuah cerita pendek yang ditulis oleh Asma Nadia. Dengan kepiawaiannya, Aditya Gumay mengubah cerita pendek itu menjadi skenario yang sangat indah.


 
Dukungan pemain-pemain handal yang tidak diragukan lagi keahliannya dalam berakting juga menjadi kekuatan film ini. Sebut saja nama Didi Petet (Juragan Haji / H. Saun), Niniek L. Karim (Istri Juragan Haji / Hj. Markonah), Henidar Amroe (Istri Pak Joko / Ny. Noni), Cut Memey (Yanti), dan pastinya Ati Kanser (Emak) serta Reza Rahadian (Zein) yang menjadi pemeran utama dalam film ini, bermain dengan sangat bagus dan kompak, saling mendukung perannya masing-masing.

Kehadiran score musik garapan Adam S. Permana yang juga mewarnai film ini, menjadikan "Emak Ingin Naik Haji" semakin menarik untuk dinikmati bersama keluarga. Rasakan juga keindahan lagu-lagu yang ada dalam paket original soundtracknya, seperti lagu "Pergi Haji" milik Haddad Alwi yang dinyanyikannya bersama Ashilla.

Atau, lagu "Ibunda" yang liriknya penuh penghormatan kepada seorang ibu, yang diciptakan oleh Aditya Gumay. Semuanya ini, menjadikan film ini, menjadi semakin berkualitas. (*)



Senin, 02 November 2009

Creative Disc Exclusive Single – 02 Nov 2009



Adam Lambert (Alb.For Your Entertainment / RCA) – For Your Entertainment
Akhirnya single pertama dari debut album Runner Up American Idol 8, Adam Lambert direlease juga. Single “For Your Entertainment” yang merupakan title track dari debut album yg bakal release tgl 23 November ini ditulis oleh Claude Kelly dan Dr.Luke. Single ini bertolak belakang dengan ‘Time For Miracles’ yg bernafaskan Rock, disini Adam mencoba membawakan single Pop Electro dengan uptempo beat, yang ternyata cocok banget dibawakan dengan style vocalnya, dimana ada bagian lagu dengan khas jejeritannya. Dari segi promosi yang cukup gencar, cover album maupun single yang bikin orang pasti noleh, dijamin single maupun album ini bakal laku keras! (8/10)


Lifehouse (Alb. Smoke And Mirrors / Geffen) – Halfway Gone
Band Alternative Rock asal Malibu, California ini bakal merelease album ke-5nya yg berjudul “Smoke and Mirrors” dengan jadwal release 8 Des. Di album ini nantinya mereka juga bakal berkolaborasi bareng Chris Daughtry, tapi sebelumnya mari kita simak single pertama nya yaitu ‘Halfway Gone’ yg di release via iTune tgl 27 okt lalu. Single yang di ciptain oleh sang lead singer, Jason Wade ini masih menampilkan ciri khas Lifehouse yang cukup easy listening, beat2 yang ringan dan jauh dari kesan Rock yang keras! (8/10)


Jason Jones (Single / Warner) – Unlikely Angel
Pendatang baru asal Tallahassee, Florida USA ini memilih jalur Country sebagai musiknya. Dengan modal tampang cakep dan vocal dengan cengkok khas Country, sepertinya Jason Jones bakal meraup sukses dengan genre nya yang akhir2 ini emang lagi naik daun. Warner Music Indonesia pun merelease single ini yang sepertinya bakal disusul dengan albumnya yang hingga saat ini belum ada kabar resminya. Single pertama ‘Unlikely Angel’ ini masih bermain di Country Pop dengan uptempo beat. (7/10)


James Morrison (Alb.Songs For You, Truths For Me-Deluxe Edition / Polydor UK) – Get To You
Setelah sukses dengan album terakhirnya yang berjudul “Songs For You, Truths for me” pada tahun 2008 lalu, James Morrison merelease ulang albumnya “Songs For You, Truths For Me-Deluxe Edition” dengan bentuk deluxe edition yang bakal di release 16 Nov dan juga single baru yang berjudul “Get To You” . Karakter suara dari James Morrison memang tidak diragukan lagi dan single ‘Get To You’ ini patut diacungi jempol, aransemen musik dan ciri khas vocal yang sedikit terdapat sentuhan blues menciptakan karya yang luar biasa dan sangat menyegarkan, teriakan-teriakan yang ada di pertengahan lagu juga sangat ekspresif dan membuat lagu ini unik dan liriknya pun mudah sekali dicerna. (8/10)


Sarah Dawn Finer (Alb.Moving On / Roxy) – Standing Strong
Penyanyi asal Stockholm, Swedia kelahiran 14 Sep 1981 ini merupakan artis dan juga singer / songwriter yang pernah ikutan Melodifestivalen di tahun 2007 dan 2009. Album keduanya “Moving On” sudah direlease tgl 26 Agt dan langsung debut jadi jawara di Chart Swedia. Coba dengerin single ke-3nya ‘Standing Strong’ ini di release 12 Agt lalu di Swedia, merupakan single Pop Ballad yang ada sedikit kemiripan dengan single milik Alicia Keys. (7/10)


Snoop Dogg ft.The-Dream (Alb.Malice n Wonderland / DoggyStyle) – Gangsta Luv
Rapper yang punya nama asli Cordazar Calvin Broadus ini sepertinya karirnya agak meredup di bidang musik dan makin bersinar di perfilman! hehe… Tapi tenang dulu, karena Snoop Dogg bakal merelease album ke-10nya “Malice n Wonderland” tgl 8 des mendatang. Single pertamanya adalah ‘Gangsta Luv’ yang di produseri oleh Tricky Stewart dan menampilkan The-Dream. Seperti karya2 Tricky Stewart sebelumnya, pasti ada ciri khas yang nampak di single ini, ditambah ciri khas nge-Rap ala Snoop Dogg yang nyantai, ditambah pemanis vocal The-Dream yang bikin single makin asyik. (8/10)


Jadyn Maria ft.Katy Perry (Alb.Man’s World / Universal) – A Man’s World
Ketidak jelasan perilisan album “Man’s World” membuat Jadyn Maria terpaksa mengeluarkan single andalan terbaru, agar namanya tidak ditelan bumi. Kalau kemaren, Jadyn Maria berduet dengan Flo-Rida dengan singlenya “Good Girls Like Bad Boys”, kali ini penyanyi asal Puerto Rico ini ganti pasangan. Menggaet sahabatnya sendiri, Katy Perry, Jadyn siap dengan single “Man’s World”. Single ini diproduseri oleh D. Smith. Overall, single ini asik buat dicerna, apalagi hook “oh-oh-oh” nya yang sick abis. Semoga album yang rencana berjudul “Man’s World” ini nggak molor lagi. (8/10)


The Rocket Summer (EP.You Gotta Believe / Island) – You Gotta Believe
The Rocket Summer merupakan one-man-band rock-solo-project dari Bryce Avary. So, jangan kaget kalo bryce Avary bisa memainkan semua alat musik ‘band’. Sudah mengeluarkan 3 album, dan sekarang the Rocket Summer siap dengan album keempatnya yang akan rilis tahun 2010 nanti. Sebagai pemanasan, The Rocket Summer merilis EP lewat iTunes “You Gotta Believe” yang menjagokan single “You Gotta Believe”. Single (EP) yang sempet jadi nomer 1 di iTunes ini merupakan track power pop yang ‘noisy’, dengan reff yang cukup catchy. (7/10)


Lovestoned (Single / Universal Germany) – Rising Girl
Let’s Go reggae with Lovestoned! Perkenalkan, Par, Rob, Emelie, dan Elena. 4 orang musisi muda asal Swedia, yang ternyata sukses di Jerman. Lewat single “Rising Girl” yang sudah rilis 28 Agustus lalu, Lovestoned sudah masuk di chart2 di Jerman sana dan mendapat respon yang cukup bagus. Tentu saja karena single pertamanya “Rising Girl” yang punya irama reggae dengan influence scandinavian. astinya, denger lagu yang satu ini langsung bisa bergoyang reggae. (8/10)


Alain de Courtenay (Alb.The Pregnant Letter / TBA) – Sing To You
Kalau demen ama Acoustic Indie coba kenalin pendatang baru yang lagi naik daun di YouTube ini, Alain de Courtenay. Cowok asal Chicago, USA yang berusia 25 thn ini merelease sendiri debut album pertamanya secara digital di iTunes dan Amazon. Coba dengerin ‘Sing To You’ single akustik gitar yang satu ini terdengar kalem abis, kalo demen ama Damien Rice, boleh coba yang satu ini! (7/10)


Taylor Swift (Alb.Fearless Platinum Edition / BigMachine) – Jump Then Fall
Sepertinya tidak perlu pengenalan lebih lanjut tentang Taylor Swift. Country Pop Teen sensation yang satu ini emang sedang menanjak banget karirnya. Album keduanya “Fearless” ini sudah terjual lebih dari 4 juta keping, dan apabila digabung dengan album pertama dan juga EP nya, total sudah lebih dari 10 juta keping! Prestasi yang luar biasa buat penyanyi yg baru berusia 19thn ini. Kini, Taylor Swift merelease ulang album “Fearless” dalam bentuk Platinum Edition dengan tambahan 6 lagu baru. Single nya ‘Jump Then Fall’ ini langsung meroket jadi jawara di iTunes begitu direlease! (8/10)


(www.creativedisc.com)

Sabtu, 24 Oktober 2009

CHILDHOOD


"...little girl and little boy walking while holding hands..."

PROLOG TIGA PULUH LIMA

Jumat, 23 Oktober 2009

PROLOG TIGA PULUH EMPAT


Baru 4 pertemuan...
Malam pertama. Tempat perkenalan yang sama. Balutan jaket manco hijau pastel, dan kneey-jeans serta sandal putih. Berkeliling tak tahu arah, layaknya tak tahu siapa dan apa. Berputar mengelilingi malam, dan akhirnya duduk di bawah atap sewaan.

Mulailah percakapan santai. Seperti melahap hidangan pembuka yang renyah dan manis. Ringan, tapi mengandung makna dalam. Dan harus didalami lagi. Seperti biasa, pertemuan yang sama. Sangat biasa, mengobrol, saling pandang, akhirnya diteruskan ritual-ritual wajib kaum homoseks. Ritual yang biasa. Tak dapat ditolak. Berpagutan menyatu, meniup rambut-rambut halus nafsu, mengecup melintasi pucuk-pucuk hasrat, memeluk separuh tubuh dan segelintir jiwa, mengeluhkan kenikmatan, mereguk seteguk anggur dan ingin menambah seteguk lagi... seteguk lagi... seteguk lagi...


Hingga mabuk. Meresapi batang dan buah kejantanan masing-masing. Tanpa melihat, hanya melumat. Melahap raga hanya dengan geliat.


Tapi yang satu tak mau direnggut. Yang satu ingin merenggut. Kemauan yang tertahan. Namun selalu ada cara untuk membuat singa mengaum, hanya tinggal mengudarakan aroma daging segar. Membiarkannya mengejar.


Aku membiusnya, agar tidak memakanku. Hanya membiarkan ia menyuruhku apa yang ia mau. Menggingit, mengusap, mengguncang magma dengan jemari, hingga harus dengan kekuatan yang cukup besar, agar lahar hangat di dalamnya segera keluar.

Keluar sudah apa yang tersumbat. Lengah, lelah, berkeringat, namun tak ada kepuasan. Hingga pilihan meminta untuk memejamkan mata sejenak. Tidur dalam sentuhan antara punggung dan punggung. Tidak saling menatap, karena terlalu tak berdaya.

Getaran terus membahana, meluapkan apa yang belum selesai ditautkan. Kuraih pori-pori kulitnya dengan sentuhan dingin yang perlu dipanaskan. Ia memberi kehangatan. Membuka katup yang tertutup, tersembunyi di balik dua benua. Meresapinya dengan girang, meliuk-liukkan lidahnya sebagai kunci agar katupnya terbuka. Sebentar lagi, sesaat lagi akan terbuka, tapi perlu melicinkan terowongan yang berdinding kasar dan berukuran sempit dengan sesuatu, agar lebih mulus dijalani. Tak perlu penerangan, karena semua katup telah tertutup sempurna. Tidak memberikan ruang bagi petualang lain. Hanya ia yang merajai ruangan. Melakukan adegan-adegan mesra di atas bait-bait prosa dalam raganya. Berulang-ulang ia melakukan gerakan. Ia hanya tahu akan kenikmatan membujuk magmanya keluar kembali. Hanya itu yang ia harapkan. Tanpa merasakan, apakah terowongan yang baru saja ia lewati berguncang atau tidak. Ia hanya terus membuat dirinya mengerang, tak peduli ruangan itu gelap atau terang. Barulah ia menemukan tempat dan momen yang tepat untuk memuntahkan apa yang ingin ia muntahkan. Perjalanan panjang dan panas membuatnya mual dan lemas lagi. Kemudian, tanpa memandang jalan yang baru ia lewati, tak melihat kondisinya utuh atau runtuh, ia terlelap.


Malam kedua. Seperti yang biasa, seperti yang lainnya. Ia ingin tahu, "what inside". Namun bahkan ia tidak mengerti apa yang ada sebelum "what inside". Ia sama saja, menilai suatu hal dengan bertanya. Mengetahui makna setelah mendapatkan jawaban. Atau, berusaha mengerti sesuatu yang sulit ia mengerti. Karena aku tidak akan pernah memberikan jawaban untuknya. Ia mengenalkan dunianya ke duniaku, padahal aku sudah memiliki dunia itu. Tapi ia tidak bisa masuk dalam duniaku. Bukankah manusia selalu berpaling, berusaha mengubur hal-hal buruk yang telah dilakukannya? Sudah kubilang berkali-kali dalam pesan yang tidak pernah ia mengerti. Bahwa aku adalah dunia yang berbeda, yang harus dipupuk dahulu sebelum dipetik bunganya, yang harus disucikan dulu sebelum dikenakan. Bukan memetik jika masih ranum, dan menelan jika masih panas.

Malam ketiga. Datanglah ia karena kelelahan menghadapi sifatku. Seperti yang lainnya. Serupa dan sangat sama. Ia sangat lelah, sangat letih. Seperti layaknya saat aku mengganggunya di saat ia menganggap dirinya letih, namun di saat yang lain mengusiknya di waktu yang sama, ia menanggalkan keletihannya. Itulah malam di saat ia mengeluarkan sendiri, tanpa aku harus mengeluarkan. Karena aku tahu, sebuah potret yang ada di depanku ini masih belum bisa menyatu denganku. Sadarku di malam ketiga, meski bungaku telah layu di malam pertama. Namun, layu tidak berarti mati. Ia dapat berbunga kembali, bahkan di tengah gurun tandus sekalipun. Hanya perlu dirawat, oleh orang yang benar-benar ingin merawatnya. Di malam ketiga, ia kulepaskan. Menggenggam pasir terlalu kuat memang justru membuatnya keluar di sela-sela jemari, pelan maupun cepat.

Malam keempat. Malam yang akan menjadi malam-malam berikutnya. Karena betapapun aku mengejar rantai yang terputus, aku akan ketinggalan kesempatan yang lain. Mudah menggunakan rantainya, tapi sulit membuat dan mempertahankan kekuatannya. Terkait satu sama lain antara lingkaran-lingkaran tak sempurna. Jika terputus di satu titik, merugikan bagian yang lainnya. Aku menyanjungnya, karena aku menaruh mahkota besar di kepalanya. Dan tak akan kulepaskan darinya, karena mahkota itu memang kubuat untuknya. Sebuah penghargaan dari kebersamaan tiga malam. Yang harus kulukiskan dengan begitu indah. Meski itu semua susah. Malam berlanjut, hingga pagi bertaut...

"Selamat pagi wahai orang yang tak kukenal tapi selalu kupirkirkan. Lelaki penuh kemegahan karya yang kubanggakan, hingga menutupi ketidakmampuanku melukiskan pesonanya."

"Kusiapkan kanvas tapi selalu pudar. Kuraut pensil, tapi tak pernah bisa runcing. Kugetarkan kuas, tapi selalu patah. Bahkan kubuat warna merah alami yang akan kusapukan dengan darah. Aku siap melukismu, ciptaan agung dari Yang Agung. Tapi kau tak hadir, bahkan hingga darah itu mengering..."
(to be continued)

Senin, 19 Oktober 2009

PROLOG SEMBILAN BELAS


       Dia duduk di kursi taman tua yang sudah mulai berlumut. Siang itu sedikit gelap, karena alam beratapkan awan yang siap mendengungkan bunyi gemuruh, melintaskan kilat, menembakkan petir, lalu memuntahkan air-air hujan. 

       "Hai, mendung! Kau tampak pucat!" 

        Mendung memang sepucat batu di dekat trotoar. 

        Lalu, kilat melintas. Memotret seluruh jagad raya. 

       "Hai, kilat! Pe-De banget loe! Motret ga ijin dulu! Permisi kek, apa kek..." 

       Kilat melintas untuk kedua kalinya. Seperti balasan. 

       "Hai, kilat kedua! Sampaikan maafku untuk kilat pertama. Dan sampaikan pula maafku untuk malaikat Penurun Hujan. Oke?" 

           Lalu gemuruh mengalun membahana. Melingkupi udara dengan suara geram. 

           "Oh, halo, gemuruh! Tumben geramanmu kecil. Nggak kedengaran nih..." 

           Lalu terdengar gemuruh lagi untuk kedua kalinya. Volumenya masih sama. Masih kecil. Belum menggelegar. 

           "Kenapa? Kamu sakit ya, gemuruh? Tangisanmu pasti tidak sekencang kemarin..." 

           Dia menunggu. Masih menerawang ke angkasa. Menunggu sesuatu yang lain datang. Tapi, hanya suara gemuruh, diikuti kilat sesekali. Belum ada tanda-tanda lain. 

           "Hai, awan, kilat dan gemuruh! Mana kawanmu, petir? Dia kok absen? Atau masih tidur?" 

           Tapi ternyata hujan yang menjawabnya. Rintik-rintik kecil mulai turun. Jatuh satu per satu seperti kristal-kristal dingin yang pecah saat menyentuh bumi. 

            Dia tetap duduk di kursi yang sama. Dengan posisi yang sama, dan dengan raut wajah yang sama. 

            Lalu decit rem mobil menggertaknya. Sebuah mobil merah menyapanya dengan pelan. Seorang lelaki keluar dari dalamnya. Dia masih bisa melihat lelaki itu dengan jelas, meski matanya pedih diguyur hujan. Mengamuflasekan air matanya. 

            "Dik, kamu kehujanan. Ayo..." 

             Kemudian lelaki itu memeluk tubuh kecilnya. Mengajaknya bangun, lalu membukakan pintu mobil untuknya. 

          Di dalam mobil, lelaki itu mengeluarkan sapu tangan dari dalam saku celananya. Kemudian mengusap wajah orang di sampingnya dengan lembut. 

            "Tadi, lama nungguin aku?" 

            "Lama banget. Sampai aku diejekin sama awan, kilat dan gemuruh..." jawabnya. 

            Sang lelaki menghentikan usapannya, menurunkan tangannya, dan tersenyum pada orang yang ada di sampingnya. Matanya memandang tajam ke arah mata orang yang ada di sampingnya. Kemudian, satu kalimat meluncur dari bibirnya yang merah. 

           "Apakah petir juga mengejek kamu?" 

         "Tidak. Dia tidak datang. Tapi kamu yang datang..." jawabnya dengan bibir dan mata yang masih basah... (to be continued)

Selasa, 13 Oktober 2009

PROLOG LIMA

Musholla pagi itu tampak sepi, seperti halnya setiap pagi. Memang selalu sepi. Aku belum mau ke sana. Kemarin aku masih sakit hati dengan Dia.

Lalu di dalam ruang OSIS lagi, kunyalakan komputer, dan memeriksa tugas harianku. Dispensasi masih normal, tidak ada yang memalsu tanda tangan. Biasanya anak-anak iseng pemalas, sering memanfaatkan dispensasi. Agenda hari ini, tidak ada. Kosong. Tapi, pikiranku selalu penuh. Overload. Siap ditumpahkan kepada siapa saja yang akan datang ke ruangan ini.

Benar saja. Kudengar langkah kaki berlari. Keteplek-keteplek...

Bukan! Bukan sasaranku. Itu hanya mbak Aulia. Sekretaris seniorku yang pintar luar biasa. Wajah Ibrani-nya selalu membawa aura padang pasir. Kerudungnya putih hari ini. Disemat dengan bros melati di sisi kiri atas dadanya. Selalu menenteng tas kertas berisi sajadah dan mukena, yang akan ia bawa ke musholla. Ia selalu rutin ke mushola jam 8 pagi. Menyapa Dia... aku masih sedikit sakit hati kepada-Nya. Mbak Aulia mungkin tergesa-gesa. Tanpa mampir lebih dulu, tapi masih sempat tersenyum menatapku dan menyapa,

Assalamu'alaikum... (to be continued)

Senin, 12 Oktober 2009

Children of Heaven - The Natural Touch of Moslem's Children



Children of Heaven

Children of Heaven sebuah karya Majid Majidi yang memenangkan berbagai penghargaan internasional antara lain Montreal World Film Festival, Silver Screen Awards di Internasional Film Festival dan Nominasi Piala Awards 1999 untuk Best Language Film.

Sebuah kisah dari negeri Timur Tengah. Seorang anak kecil bernama Ali Mandengar (diperankan oleh Amir Farrokh Hashemian) hidup sangat sederhana di tengah-tengah keluarga bersama dengan kedua orang tuanya dan kedua adiknya.

Pada suatu ketika, di sebuah tempat sol sepatu Ali bermaksud mengambilkan sepatu adik pertamanya Zahra karena selesai diperbaiki. Kemudian ketika hendak membeli kentang di sebuah warung sepatu adiknya tersebut hilang terambil oleh seorang pemulung. Ia kebingungan.

Saat menceritakan kejadian itu kepada adiknya, adiknya menangis dan meminta Ali mencari sepatunya karena ayahnya tak mungkin mampu membelinya lagi. Ali berusaha mencarinya namun tak berhasil.

Sebagai pertanggung jawabannya Ali bersedia meminjamkan sepatunya kepada adiknya (Zahra) tersebut dengan cara bergantian memakai saat sekolah yaitu dipakai Zahra pada pagi hari dan Ali memakainya di siang hari. Ini mengakibatkan Ali sering terlambat masuk sekolah dan mendapat masalah.

Zahra masih berusaha mencari…akhirnya ia menemukannya dalam kedaan terpakai oleh anak lain dan setelah ditelusuri anak tersebut ternyata anak seorang tuna netra. Akhirnya mereka mengurungkan niatnya untuk mengambil kembali sepatu tersebut dan mereka berdua terus bergantian sepatu setiap harinya.

Suatu hari diadakan kejuaraan lari jarak jauh antar sekolah dengan hadiah ketiga berupa sepatu olah raga. Ali sangat bersemangat mengikuti lomba ini, karena ia sangat membutuhkan sepatu itu, yang rencananya akan ditukar dengan sepatu wanita, untuk diberikan kepada Zahra, adiknya tercinta.

Ali mengikuti kejuaraan tersebut meskipun pendaftarannya agak terlambat , namun diterima. Ia terus berusaha lari sekuat tenaga…lari dan terus lari…dan pada akhirnya ia justru memenangkan juara pertama…

Selasa, 06 Oktober 2009

Perbandingan Satu



Bandingkan!


Burung tidak ingin bisa menyelam, ia cukup puas dengan menguasai angkasa.
Ikan justru sangat menikmati luasnya samudra, dan tidak pernah menginginkan punya kaki untuk tahu daratan.
Kura-kura tidak ingin berjalan cepat, karena ia memiliki rumah yang harus ia bawa bawa kemana-mana.
Lebah tidak pernah meminta emas pada yang meminta madunya, karena ia bisa menghasilkannya setiap saat.
Dan pohonpun tidak diijinkan untuk menjerit, saat tubuhnya ditebang...

Manusia punya kapal selam untuk menyelami dalamnya lautan.
Manusia mampu membuat pesawat untuk menerbangi langit, bahkan menjelajah ruang angkasa.
Manusia sering memperlihatkan kemampuan 'mengebut' dengan motor atau mobilnya, padahal mereka masih punya kaki.
Manusia selalu ingin meniru, ingin melebihi orang lain dan ingin ini ingin itu.
Ingin segalanya.


Aku tentu memilih opsi kedua. Karena aku masih menjadi manusia. Atau karena itu takdir. Merubahnya adalah mungkin. Tapi selalu ada 1 yang tidak mungkin, di dalam 1000 yang mungkin...

Senin, 05 Oktober 2009

Prolog Tiga

GERRY SATYA

Ia terus memandang di balik kacamatanya. Pagi itu. Kembali ia ke sekolahnya. Seperti biasa. Ia membangunkan ayam jago yang dipelihara oleh bapaknya. Pukul empat pagi. Ia lalu melepas kacamata dan mulai mengguyur tubuhnya dengan air hangat yang sudah disiapkan emaknya.

Pukul lima pagi, tas telah siap dengan buku-buku dan dokumen-dokumen penting lainnya. Wortel dan kunci segembok. Kebutuhan belajar selama satu bulan selalu ia bawa setiap hari ke sekolah. Perlengkapan ibadah dan mandi. Semuanya.

Pukul lima lebih lima belas pagi. Sepatunya telah mengilap. Ia menemui piring melaminnya. Menunggu sejenak di dekat tungku tempat emaknya memasak nasi. Dengan senyum yang biasa, sang emak meminta piring melaminnya, kemudian mengambilkan nasi panas dari 'dandang'. Kemudian ia mengambil telur ceplok di wajan, lalu memulai sarapan rutinnya.

Pukul setengah enam, selesai menggosok gigi, ia siap berjalan menembus kabut. Sengaja ngebut meski berjalan kaki. Lima menit berikutnya, ia mendapatkan metromini langganannya. Setengah enam lebih lima menit pagi, hanya ada dia satu-satunya penumpang yang berseragam sekolah. Lainnya sibuk dengan ayam, tempe, kerupuk atau ricuh tawar-menawar antara sesama pedagang yang menuju ke pasar. Lima belas menit ia berkutat di dalam metromini, sampai ia di depan gerbang sekolah yang masih tertutup.

"Pak...!"
"Yo-yo!!! Sik!"

Gerbang akhirnya dibuka. Bahkan, sepanjang jalan di dalam sekolahnya masih dipenuhi daun-daun kering yang basah.

Ia menemui sebuah kandang kecil di depan kamar mandi guru. Ia membuka pintu kecil dari kayu, seekor kelinci mungil berbulu abu-abu meninggikan telinga merah jambu. Ia menurunkan ransel beratnya, lalu mengaduk-aduk dalamnya sampai mengeluarkan sebuah wortel kecil dan memberikannya pada kelinci abu-abu. Setelah memastikan kelinci abu-abu memulai gigitan pertama, ia meninggalkan kandang itu. 

Beralih ke ruangan terkunci. Ia menarik kursi kayu dan memanjatnya. Mengeluarkan segembok kunci dari ranselnya. Tanpa meneliti satu persatu puluhan kunci dalam lingkaran, ia langsung memasukkan satu kunci berwarna merah tembaga ke dalam lubang gembok pintu. Memutarnya hingga salah satu tuas gemboknya terangkat. Membuka sebuah ruangan yang selalu ia rindukan setiap hari... (to be continued)

Life Goes On!!!

Minggu, 04 Oktober 2009

Persamaan Gagal dan Nol, Sukses dan Berhasil



Bagaimana aplikasi "x" kuadrat dalam kehidupan? Atau, apakah yang disebut dengan perkalian 1x1=1? Ketetapan? Namun 0 dikalikan bilangan berapapun, hasilnya akan tetap nol? Nol kuadrat? Samakah dengan kegagalan yang dilipatgandakan? Benarkah, filosofi "Tujuan dikalikan Usaha = x" (x1=Sukses, x2=Gagal)? Padahal, dalam pengertian Matematis, "kosong" tidak sama dengan "nol"?

Kamis, 01 Oktober 2009



If there is a light in the soul,
There will be beauty in the person.
If there is beauty in the person,
There will be harmony in the house.
If there is a harmony in the house,
There will be order in the nation.
If there is order in the nation,
There will be peace in the world.

                             ~ Chinese Proverb

Prolog Dua



"Kesunyian memiliki tangan-tangan halus bagai sutra, namun dengan jemari yang kuat ia mencengkeram hati dan meyakini dengan derita. Kesunyian adalah sekutu derita sekaligus ketinggian jiwa..."

 
Powered by Blogger